PERSONAL HYGIENE PROSEDURE MEMANDIKAN PASIEN DIATAS BED

MEMANDIKAN PASIEN

 

PENDAHULUAN

Ada begitu banyak hal yang harus dilakukan perawat, berbagai kewajiban yang harus diterapkannya dalam menangani orang sakit, salah satunya adalah memandikan pasien diatas tempat tidur. Dengan memandikan pasien, dapat meningkatkan kebersihan dari pasien. Untuk memandikan pasien diperlukan berbagai alat dan bahan, alat dan bahan tersebut dapat memudahkan perawat untuk memandikan pasien. Bagi pasien yang badrest tidak memungkinkan untuk beraktifitas seperti normalnya, sehingga untuk mandi juga harus ditempat tidur.

          Mengapa memandikan pasien sangat penting? Apa sajakah alat dan bahan yang digunakan? Mengapa pasien badrest harus dimandikan di tempat tidur?

Tujuan Tindakan memandikan pasien di tempat tidur yaitu membersihkan badan, memberikan perasaan segar, merangsang peredaran darah, otot-otot, dan urat saraf bagian periver (saraf tepi), sebagai pengobatan, mencegah timbulnya luka dan komplikasi pada kulit, mendidik penderita dalam kebersihan perorangan.

 

 

 

 

 

 

 

 

               

MEMANDIKAN PASIEN DIATAS TEMPAT TIDUR

 

Prinsip memandikan pasien

  1. Bersih

Indikasi

1        Untuk memenuhi dan menjaga kebutuhan hygiene atau kebersihan diri pasien.

Indikasi tempat tidur (bad making)

  1. Pada penderita bedrest
  2. Pada pasien sesak nafas

Alat dan Bahan

Alat dan Bahan tindakan memandikan pasien di tempat tidur

  1. Baskom mandi tiga buah,
  2. Pakaian pengganti
  3. Kain penutup
  4. Handuk mandi dua buah
  5. Sarung tangan pengusap badan (Washcloth) tiga buah
  6. Tempat untuk pakaian kotor
  7. Sampiran
  8. Sabun
  9. Bedak, deodorant, lotion

       10. Stik menicure, sikat kuku, neirbekken (perawatan kuku)

11. Sisir, sampo (perawatan rambut)

12. Sikat gigi, pasta gigi (perawatan mulut dan gigi)

 

 

 

 

 

 

Cara Kerja

Cara kerja tindakan Memandikan Pasien di Tempat Tidur

  1. Jelaskan prosedur pada pasien
  2. Cuci tangan, Ingatlah untuk mencuci tangan, mengidentifikasi pasien dan memberikan privasi
  3. Siapkan semua peralatan yang diperlukan.
  4. Pastikan semua jendela dan pintu dalam keadaan tertutup.
  5. Atur posisi pasien.
  6. Lepaskan pakaian tidur pasien dan letakkan di tempat pakaian kotor ( pasien dianggap tidak memakai infus)
    1. Longgarkan pakaian mulai dari leher
    2. Lepaskan pakaian menuruni lengan
    3. Pastikan bahwa pasien diselimuti dengan selimut mandi.

 

Jika pada saat itu pasien sedang diinfus:

1) Lepaskan pakaian dari lengan yang tidak diinfus.

2) Gulung lengan pakaian itu ke belakang badan dan melewati lengan dan lokasi yang diinfus. Hati-hati dengan selang infus.

3) Lipat bahan pakaian itu dengan satu tangan sehingga tidak ada tarikan atau tekanan pada selang dan perlahan-lahan turunkan pakaian melewati ujung jari.

4) Dengan tangan yang lain, angkat selang infus dari tiangnya dan masukkan dalam lipatan pakaian, pastikan untuk tidak merendahkan botol infus. Tarik pakaiannya,, kembalikan botol infus ke tiang penggantungnya.

7. Bantulah pasien untuk bergerak ke sisi tempat tidur yang dekat dengan anda.Mulailah dengan yang terjauh dari anda.

 

 

 

 

Lipat handuk wajah di tepi atas selimut mandi agar tetap kering.Pakai sarung tangan jika perlu.

  1. Buat sarung tangan dengan meliapat washcloth di sekitar tangan.
    1. Basahi washcloth.
    2. Basuh mata pasien, gunakan ujung handuk yang berbeda.
    3. Usap dari dalam keluar.
    4. Jangan menggunakan sabun dekat mata.
    5. Jangan menggunakan sabun pada wajah kecuali permintaan pasien.

8. Bilas washlap dan beri sabun jika pasien menginginkan. Peras washlap, jangan  sabun dalam air.

9. Basuh dan bilas wajah, telinga dan lehernya dengan baik, gunakan handuk untuk mengeringkannya.

10. Buka lengan pasien yang terjauh (terjauh dari anda).Tutupi ranjang dengan handuk mandi yang diletakkan di bawah lengan.

  1. Basuh,dengan arah akral (ujung) ke arah axilla, bilas dan keringkan lengan dan tangan.
  2. Pastikan axilla bersih dan kering.
  3. Ulangi untuk lengan yang lain (lengan yang terdekat dari anda).
  4. Pakaikan deodorant dan bedak jika pasien memintanya atau membutuhkannya.

            11. Tutupi dada pasien dengan handuk mandi. Kemudian lipat selimut sampai ke pinggang di bawah handuk :

  1. Basuh, bilas dan keringkan bagian dada
  2. Bilas dan keringkan lipatan di bawah payudara pasien wanita untuk menghindari iritasi kulit.
  3. Beri sedikit bedak jika perlu sesuai dengan ketentuan fasilitas.
  4. Jangan biarkan bedak menempel.

12. Lipat selimut mandi sampai ke daerah pubis (tempat genitalia eksterna).Basuh, bilas dan keringkan daerah abdomen.Lipat selimut mandi ke atas untuk menutupi perut dan dada.Ambil handuk dari bawah selimut mandi.

 

 

13.Minta pasien untuk menekuk lututnya, jika mungkin. Lipat handuk mandi ke atas agar paha, tungkai dan kaki terbuka.Tutupi ranjang dengan handuk mandi.

  1. Letakkan baskom mandi di atas handuk.
  2. Letakkan kaki pasien di dalam baskom
  3. Basuh dan bilas tungkai dan kaki.
  4. Pada saat memindahkan kaki, topang kaki dengan benar

14.Angkat kaki dan pindahkan baskom ke sisi lain tempat tidur. Keringkan tungkai dan kaki.Keringkan dengan baik sela-sela jari kaki.

15.Ulangi untuk tungkai dan kaki yang lain. Angkat baskom dari tempat tidur sebelum mengeringkan tungkai dan kaki.

16.Lakukan perawatan kuku jika perlu. Usapkan lotion pada kaki pasien yang berkulit kering.

20.Bantu pasien untuk miring ke arah yang berlawanan dengan anda.Bantu pasien untuk bergerak ke tengah tempat tidur.Letakkan handuk mandi memanjang berdekatan dengan punggung pasien.

  1. Basuh, bilas dan keringkan leher, punggung dan bokong
  2. Gunakan usapan yang tegas dan memanjang ketika membasuh punggung. Beri lotion, massage

20.Usapan punggung biasanya dilakukan pada saat ini. Bantu pasien telentang.

21.Letakkan handuk di bawah bokong dan tungkai atas. Letakkan washcloth, sabun, baskom,dan handuk mandi dalam jangkauan  pasien

22.Minta pasien untuk menyelesaikan mandinya dengan membersihkan genitalianya. Bantulah pasien jika perlu.Anda harus mengambil alih tanggung jawab tersebut, jika pasien mengalami kesulitan.Seringkali pasien merasa enggan uuntuk meminta bantuan.Jika membantu pasien, gunakan sarung tangan sekali pakai.

  1. Untuk pasien wanita,basuh dari depan ke belakang, keringkan dengan hati-hati.
  2. Untuk pasien pria, pastikan untuk membasuh dan mengeringkan penis, scrotum, dan daerah pangkal paha dengan hati-hati.

23.Lakukan latihan rentang gerak sesuai perintah.

 

24.Tutupi bantal dengan handuk. Lakukan perawatan rambut, sisir atau sikat rambut pasien.Perawatan mulut biasanya diberikan pada saat ini.

25.Letakkan handuk-handuk dan washcloth di tempat linen kotor.

26.Siapkan pakaian bersih. Jika pasien memakai infus, tanyakan pada perawat sebelum melakukan prosedur a sampai f. Tanyakan apakah pakaian (1) dimasukkan melewati lengan yang terpasang infus atau (2) tidak memasukkan lengan hanya menutupi bahu (seperti jika pasien memakai infus multiple atau pompa infus) jika keadaannya seperti nomor 1, maka:

  1. Pegang lengan baju di sisi selang infus dengan satu tangan.
  2. Angkat botol infus dari tiangnya, pertahankan ketinggiannya.
  3. Selipkan botol infus melalui lengan bahu dari bagian dalam dan gantung kembali botol infus tersebut.
  4. Tarik baju sepanjang selang infus sampai ke tempat tidur.
  5. Masukkan pakaian melalui tangan. Lakukan dengan hati-hati agar tidak mempengaruhi area infusan.
  6. Posisikan pakaian pada lengan yang terpasang selang infus. Kemudian masukkan lengan yang satunya.

27.Bersihkan dan kembalikan alat-alat.

28.Letakkan washlap dan handuk-handuk bersih di sandaran sisi tempat tidur atau gantung.

29.Ganti linen setelah melakukan prosedur merapikan tempat tidur occupied.Ganti dan letakkan linen kotor pada tempat linen kotor.

30.Lakukan semua tindakan penyelesaian prosedur.

31.Ingatlah untuk mencuci tangan anda.

32.Laporkan penyelesaian tugas dan mendokumentasikan waktu, memandikan di tempat tidur dan reaksi pasien.

 

 

 

  • Mandikan pasien dengan urutan:
  1. 1.                   Mencuci muka

 

  1. Bantu pasien untuk bergerak ke tepi tempat tidur.
  2. Letakkan handuk di bawah kepala.
  3. Basahi wash lap dan basuh muka pasien, telinga, leher.
  4. Tanyakan kepada pasien, apakah pasien menggunakan sabun atau tidak. Jika ya, basuh lagi dengan wash lap yang satunya lagi sampai bersih, lalu keringkan dengan handuk.

 

  1. 2.                   Mencuci lengan

 

  1. Turunkan selimut mandi. Letakkan handuk di bawah lengan
  2. pasien, mulailah dari lengan yang terjauh.
  3. Basuh, sabuni, dan bilas lengan mulai dari ujung jari ke ketiak. Keringkan.        Dan lakukan lagi pada lengan lainnya. Kemudian berikandeodorant di ketiak.
  4. Angkat kedua tangan ke atas kepala.

 

  1. 3.                   Mencuci dada dan perut.

 

  1. Handuk diturunkan ke pinggang.
  2. Basuh, sabuni, bilas dan keringkan bagian dada dan perut. Pada wanita basuh, sabuni,bilas dan keringkan lipatan di bawah payudara.
  3. Tutup dada dengan selimut mandi. Lalu angkat handuk dari pasien.

 

 

 

  1. 4.                   Mencuci punggung

 

  1. Bantu pasien untuk miring ke arah yang berlawanan dengan perawat.
  2. Letakan handuk memanjang berdekatan dengan punggung pasien.
  3. Basuh, sabun, bilas dan keringkan.
  4. Berilotion/bedak.
  5. Bantu pasien untuk terlentang.
  6. Bantu pasien untuk memakai baju. Jika pasien memakai infus, pakaikan baju mulai dari tangan yang terpasang infus.

 

 

 

  1. 5.                   Mencuci kaki

 

  1. Lepaskan pakaian bawah pasien dan simpan di tempat pakaian kotor.
  2. Angkat selimut mandi ke atas, letakkan handuk di bawah kaki.
  3. Minta pasien untuk menekuk lututnya.
  4. Basuh, sabun, bilas dan keringkan. Mulailah membersihkan dari pangkal paha ke arah jari-jari kaki. Lakukan dari kaki terjauh.

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Tindakan penyelesaian
    (1) Posisikan pasien dengan nyaman.
    (2) Kembalikan posisi tempat tidur seperti semula.

(3) Lakukan evaluasi.

(4) Lakukan perawatan peralatan.

(5) Cuci tangan

(6) Catat/lapor hasil kegiatan.
(7) Beritahukan pengunjung bahwa mereka masuk kembali.

 

  • Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memandikan pasien

(1) Hindari tindakan yang menimbulkan rasa malu pada pasien dan tetap menjaga kesopanan.

(2) Perhatikan keadaan umum pasien dan kelainan pada badannya (luka, dan lain-lain).

(3) Menanggalkan pakaian pasien disesuaikan dengan urutan tindakan.

(4) Bila air sudah kotor harus di ganti minimal 2-3 kali.

(5) Wash lap dibasahi secukupnya, tidak perlu basah. Pakai wash lap untuk masing-masing komponen.

(6) Untuk pasien yang dapat mandi sendiri, petugas menyiapkan peralatan dan membantu seperlunya.

(7) lakukan komunikasi setiap melakukan tindakan keperawatan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KESIMPULAN:

Memandikan pasien merupakan salah satu upaya untuk menciptakan personal hygine yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan dan mencegah penyakit dalam diri pasien.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA:

PANDUAN PRAKTEK KEBUTUHAN DASAR MANUSIA1 tim penulis poltekkes Depkes jakarta,2009

ATLAS BERWARNA 3 BAHASA ANATOMI TUBUH MANUSIAoleh Drs.H.Syaifuddin.A.Mk,2010

 

Tentang ardiah

Menulis... adalah salah satu hal yg bisa membuatq lebih tenang.... dalam mengarungi kehidupan ini...
Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s